Kepala Pos Komando Nasional Salurkan Bantuan Logistik, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal di Trumon Raya
RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Penanganan bencana banjir di wilayah Kabupaten Aceh Selatan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kepala Pos Komando Nasional, Irjen Pol. Wahyu Bintono Haribawono, turun langsung ke Aceh Selatan untuk mengunjungi lokasi pengungsian sekaligus menyalurkan bantuan logistik serta meninjau kondisi banjir yang melanda kawasan Trumon Raya, Rabu (4/11/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan penanganan darurat bencana berjalan optimal, sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat dan dampak banjir yang terjadi di sejumlah wilayah.
Kehadiran Kepala Pos Komando Nasional turut didampingi Kepala Koordinator Wilayah Aceh II, Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, S.H., M.H., Wakil Kepala Koordinator Wilayah Aceh II, Kombes Pol. Reinhard Remond Huwae, S.I.K., serta perwakilan BNPB, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma.
Rombongan juga didampingi Komandan Pos Komando Kabupaten Aceh Selatan, Letkol Inf. Andrino D.N. Lubis, S.Sos., Sekretaris Penanggung Jawab, Diva Samudra Putra, S.E., M.M., unsur Forkopimda, pihak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Aceh, para kepala SKPK, serta unsur terkait lainnya.
Setibanya di Kecamatan Trumon Tengah, rombongan langsung menyambangi lokasi pengungsian. Di sana, Irjen Pol. Wahyu Bintono Haribawono berinteraksi dengan masyarakat, menyapa para pengungsi, serta melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan warga yang terdampak banjir.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menyalurkan bantuan logistik guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama berada di pengungsian.
Usai mengunjungi pengungsian, rombongan melanjutkan peninjauan ke Gampong Cot Bayu untuk melihat secara langsung kondisi genangan banjir, dampak terhadap permukiman warga, serta situasi akses dan lingkungan yang hingga kini masih terdampak.
Dalam arahannya, Satgas Nasional menegaskan agar seluruh unsur Satgas Penanggulangan Bencana di tingkat kabupaten terus mengoptimalkan penanganan di lapangan.
Upaya evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta pemantauan perkembangan debit air harus terus menjadi prioritas.
Sementara itu, Komandan Pos Komando Kabupaten Aceh Selatan, Letkol Inf. Andrino D.N. Lubis, S.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Selatan telah berdampak terhadap sedikitnya 794 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 205 jiwa saat ini masih berada di lokasi pengungsian.
Ia juga melaporkan bahwa kondisi banjir di sejumlah wilayah mulai menunjukkan perkembangan yang membaik. Ketinggian air secara perlahan mulai surut, meskipun pemantauan dan penanganan terhadap masyarakat terdampak masih terus dilakukan oleh seluruh unsur Satgas Penanggulangan Bencana.
Menurutnya, seluruh personel gabungan tetap disiagakan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan debit air kembali apabila hujan dengan intensitas tinggi turun di wilayah tersebut.
Tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk membahas solusi penanggulangan banjir secara berkelanjutan.
Mengingat banjir di kawasan Trumon Raya merupakan persoalan yang berulang setiap tahunnya, Satgas Nasional turut menyoroti perlunya langkah penanganan jangka panjang melalui kajian dan perencanaan teknis, khususnya pada kawasan Lawe Soraya atau Sungai Gelombang.
Penanganan lanjutan di kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi risiko banjir, sehingga dampak bencana yang selama ini dirasakan masyarakat Trumon Raya dapat diminimalkan.
Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, dan seluruh unsur terkait semakin kuat, tidak hanya dalam mempercepat penanganan kondisi darurat, tetapi juga mewujudkan langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan