Zaitun Mhd: PNA Aceh Selatan Optimis Kongres II Lahirkan Keputusan Terbaik
RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kabupaten Aceh Selatan menegaskan komitmennya untuk menyukseskan pelaksanaan Kongres II Partai Nanggroe Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Banda Aceh.
Bagi jajaran PNA Aceh Selatan, kongres tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum strategis dalam menentukan arah perjuangan partai, memperkuat konsolidasi internal, serta membangun kesiapan menghadapi dinamika politik di tingkat daerah maupun nasional.
Sebagai partai politik lokal yang lahir dari semangat perjuangan rakyat Aceh pascaperdamaian, PNA memandang Kongres II sebagai forum tertinggi organisasi yang akan melahirkan keputusan penting. Mulai dari penguatan struktur kepengurusan, penyusunan strategi politik, hingga penegasan arah kebijakan partai dalam menjawab tantangan pembangunan dan demokrasi di Aceh.
Ketua DPW PNA Aceh Selatan, Zaitun Mhd, menyampaikan seluruh jajaran pengurus, kader, serta simpatisan PNA di Aceh Selatan telah menyatakan kesiapan penuh untuk berpartisipasi dan mendukung suksesnya penyelenggaraan kongres sesuai agenda DPP PNA.
“Jati diri PNA adalah Partai yang Modern dan Demokratis, sejalan dengan semangat perjuangan partai, yakni Mewujudkan Aceh Islami, Maju, Bermartabat, Berkelanjutan. Kami di Aceh Selatan siap menyukseskan Kongres II PNA. Momentum ini harus menjadi titik awal memperkuat konsolidasi organisasi dan menyatukan langkah seluruh kader dalam menyongsong pemenangan pada agenda politik yang akan datang,” ujar Zaitun Mhd kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan Kongres II akan menjadi fondasi penting bagi penguatan organisasi secara menyeluruh. Selain menjadi ruang evaluasi perjalanan partai, kongres juga menjadi wadah untuk menyatukan gagasan, memperkuat soliditas kader, serta merumuskan langkah strategis menghadapi kontestasi politik mendatang.
Zaitun menilai, tantangan politik yang terus berkembang menuntut setiap kader memiliki semangat persatuan, loyalitas terhadap organisasi, serta kemampuan membangun komunikasi politik yang produktif. Oleh karena itu, kongres diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang memperkuat struktur partai dan meningkatkan kapasitas organisasi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh.
Lebih lanjut, Zaitun menegaskan kekompakan merupakan modal utama bagi PNA untuk terus tumbuh sebagai kekuatan politik yang dipercaya masyarakat. Ia mengajak seluruh kader PNA khususnya di Aceh Selatan untuk menjaga persatuan, memperkuat komunikasi internal, serta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kami optimistis Kongres II PNA akan melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemajuan partai serta menjadi awal penguatan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan,” pungkasnya.
Kongres II PNA dipandang sebagai salah satu agenda politik penting di Aceh tahun 2026. Hasil kongres diharapkan tidak hanya menentukan arah kepemimpinan dan strategi partai, tetapi juga memperkuat posisi PNA sebagai kekuatan politik lokal yang berperan menjaga stabilitas demokrasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh dalam bingkai NKRI.

Tinggalkan Balasan