Wisata Pulau Gosong Jadi Andalan Disporaparekraf Abdya Ungkap Surga Bawah Laut
RUANGNUSA.COM I Abdiya — Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) kunjungan kerja ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf)
Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (17/4/2026).
Dalam kunjungan Anggota DPR Aceh komisi VI itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memaparkan potensi wisata bawah laut pulau Gosong.
“Kami menyampaikan potensi wisata bahari di bawah laut yang dimiliki Abdya kepada anggota DPRA. Pemaparan tersebut menitikberatkan pada kekayaan wisata bahari yang dinilai belum tergarap optimal, ” kata Safrizal Pelaksana tugas Kepala Disporaparekraf Abdya.
Safrizal menjelaskan kunjungan legislator dari daerah pemilihan Aceh 9 itu yaitu Muhammad Iqbal dan Tgk. H. At-Tarmizi Hamid, menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal.
Menurutnya kawasan pesisir Abdya yang membentang dari Kecamatan Lembah Sabil hingga Babahrot menyimpan keindahan bawah laut yang menjanjikan. Ekosistem laut di wilayah tersebut dinilai masih relatif terjaga.
“Keragaman hayati dan keberadaan berbagai biota laut menjadi daya tarik utama. Potensi ini dinilai cocok dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi, seperti penelitian dan studi lingkungan,”jelasnya.
Salah satu lokasi yang dipromosikan adalah Pulau Gosong. Pulau kecil seluas sekitar satu hektare itu berada sekitar satu mil dari Pantai Kecamatan Susoh dan tidak berpenghuni.
“Pulau Gosong menawarkan wisata selam dan snorkeling dengan terumbu karang yang masih alami,” ujar Safrizal. Ia menambahkan, kawasan itu juga menjadi habitat ikan Napoleon dan kima raksasa yang disebut sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia.
Selain itu, wisatawan juga dapat menjumpai ikan badut di perairan sekitar pulau. Kondisi air yang jernih dan pasir putih menjadi nilai tambah bagi destinasi tersebut.
Akses menuju Pulau Gosong relatif mudah. Pengunjung dapat menggunakan perahu nelayan dari Dermaga Ujung Serangga, Susoh, dengan biaya berkisar Rp150 ribu hingga Rp300 ribu untuk kapasitas 10 hingga 15 orang.
Safrizal mengatakan, pulau itu juga kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan, termasuk pengibaran bendera merah putih berukuran besar. Lanskapnya dilengkapi pepohonan cemara yang rimbun serta panorama matahari terbenam.
“Meski memiliki potensi besar, kita mengakui pengembangan sektor pariwisata di Abdya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Kami berharap kunjungan anggota DPRA ini dapat mendorong dukungan konkret untuk pengembangan potensi wisata bawah laut di Abdya,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan