RUANGNUSA.COM I Abdya — Kapolres Aceh Barat Daya (Abdya) AKBP Agus Sulistianto menutup Jambore Cabang ke-5 Gerakan Pramuka Kwartir Abdya Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Babah Lhung Scout, Kecamatan Blangpidie, Selasa (28/4/2026).

Agus bertindak sebagai pembina upacara penutupan yang turut dihadiri Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Asisten III Setdakab Abdya Rizal, Danramil Blangpidie Yoga, serta Ketua Kwartir Pramuka Abdya Zulkarnaini bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Agus menyoroti tantangan Gerakan Pramuka di tengah perubahan zaman. Ia menyebut, perkembangan teknologi dan dinamika sosial berpotensi menurunkan minat generasi muda untuk aktif dalam kegiatan kepramukaan.

“Gerakan Pramuka harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang terus berubah,” kata Agus.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut adanya revitalisasi gerakan agar tetap relevan sebagai wadah pembinaan generasi muda. Ia menegaskan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan kepribadian peserta didik.

Agus merujuk pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka sebagai landasan hukum yang memperkuat posisi organisasi tersebut. Regulasi itu, kata dia, memberi ruang luas bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan karakter bangsa.

Ia menjelaskan, jambore merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang digelar lima tahun sekali dalam bentuk perkemahan. Kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan mental, fisik, intelektual, hingga sosial budaya peserta.

“Jambore bertujuan mempererat persaudaraan dan membentuk generasi muda yang beriman, bertakwa, serta berbudi pekerti luhur,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan pentingnya Kode Kehormatan Pramuka sebagai pedoman perilaku. Ia menyinggung Tri Satya yang menekankan kesungguhan dalam berjanji dan bertindak.

“Kita harus bersungguh-sungguh menjalankan hal terbaik, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.