RUANGNUSA.COM I ABDYA – Puluhan pecatur amatir berkumpul di Gampong Durian Jangek, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat malam (14/08/2026). Mereka adu strategi dalam Turnamen Catur Khusus Amatir Kasyful Wara Cup 1.

Turnamen ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pesertanya berasal dari Kemukiman Durian Rampak dan Kemukiman Pinang.

Ketua panitia, Thamrin, mengatakan turnamen dibuka gratis. Kompetisi tersebut memang dirancang khusus untuk pecatur amatir.

Penyelenggara menyiapkan hadiah bagi 15 peserta terbaik. Juara pertama memperoleh Rp1 juta dan trofi. Juara kedua Rp750 ribu dan trofi, sedangkan juara ketiga Rp500 ribu dan trofi. Peringkat keempat hingga ke-15 mendapat hadiah hiburan masing-masing Rp100 ribu.

Anggota DPRK Abdya, Kasyful Wara, mengatakan turnamen tidak sekadar mengejar kemenangan. Papan catur, kata dia, menjadi ruang untuk mempertemukan warga dan memperkuat kebersamaan.

“Intinya turnamen ini tujuannya bukan kemenangan, tetapi lebih kepada menjalin hubungan silaturahmi serta kekompakan kita semua,” kata Kasyful.

Ia juga meminta peserta menjaga pertandingan tetap tertib dan kondusif. Menurut Kasyful, catur mengajarkan pemain untuk berpikir sebelum mengambil keputusan.

“Dalam permainan catur, tidak ada jabatan. Di hadapan meja catur kita semua sama, meski lawannya orang tua sekalipun,” ujar Sekretaris Partai Gerindra Abdya itu.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Abdya, Amrizal, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Abdya itu mengatakan sejumlah klub catur mulai berkembang di daerah tersebut.

Menurut Amrizal, kompetisi amatir dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan. Catur melatih konsentrasi, kreativitas, pola pikir, dan strategi.

“Dengan turnamen catur ini kita kembangkan inovasi Abdya dan kita juga mengeliminasi pengaruh negatif handphone, seperti pornografi maupun judi online,” kata Amrizal.

Amrizal berharap kompetisi semacam ini tidak berhenti di tingkat kemukiman. Ia mendorong penyelenggaraan turnamen terbuka yang melibatkan pecatur dari kawasan Pantai Barat Selatan Aceh.

“Saya sebagai Ketua Percasi Abdya berharap Pak Kasyful dapat menyelenggarakan open turnamen catur untuk Pantai Barat Selatan Aceh,” ujar Amrizal.