Sekolah Rakyat dan Harapan Baru Pendidikan Kaum Miskin
RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Pendidikan selalu menjadi pintu utama untuk mengubah masa depan. Namun dalam kenyataan yang kita lihat sehari-hari, masih banyak anak-anak dari keluarga miskin yang harus berjuang keras hanya untuk tetap bisa bersekolah.
Di tengah keterbatasan ekonomi, jarak, dan fasilitas, pendidikan kadang menjadi sesuatu yang terasa mahal bagi mereka yang hidup dalam kekurangan.
Karena itu, kehadiran program Sekolah Rakyat (SR) sesungguhnya membawa harapan baru. Program ini bukan sekadar pembangunan gedung sekolah, melainkan simbol keberpihakan negara kepada masyarakat kecil.
Negara hadir untuk memastikan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi alasan seorang anak kehilangan masa depan.
Di Aceh Selatan, tahap rintisan Sekolah Rakyat telah menjangkau para siswa dari keluarga kurang mampu. Ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan terhadap pendidikan yang inklusif dan terjangkau memang sangat besar.
Masyarakat menyambut program tersebut dengan optimisme, sebab mereka melihat ada peluang baru bagi anak-anak yang selama ini berada di pinggir akses pendidikan.
Namun harapan itu tentu tidak boleh berhenti pada tahap rintisan semata. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat harus bergerak lebih cepat agar pembangunan Sekolah Rakyat permanen segera terealisasi.
Apalagi lahan untuk pembangunan disebut telah tersedia sekitar tujuh hektare. Artinya, fondasi awal sudah ada, tinggal bagaimana keberanian politik dan keseriusan birokrasi diwujudkan dalam langkah nyata.
Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS memiliki momentum penting untuk mendorong percepatan pembangunan ini. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR harus diperkuat agar Aceh Selatan tidak tertinggal dalam program strategis nasional tersebut.
Kita harus memahami bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya soal bangunan fisik. Lebih dari itu, ia adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
Dari ruang-ruang belajar itulah nantinya lahir generasi yang lebih cerdas, mandiri, dan memiliki kesempatan keluar dari lingkaran kemiskinan.
Pendidikan yang baik tidak hanya menciptakan individu berilmu, tetapi juga membangun peradaban yang kuat. Daerah yang ingin maju tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, melainkan juga harus serius membangun kualitas manusianya.
Karena itu, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh Selatan harus menjadi agenda bersama. Semua pihak perlu mengawal agar program ini benar-benar hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat bawah.
Sebab ketika negara mampu menghadirkan pendidikan bagi anak-anak miskin, sesungguhnya negara sedang menanam harapan bagi masa depan bangsa.(*)
Penulis : Naidy Beurawe
Koordinator Aceh Selatan Community (ASC)

Tinggalkan Balasan