RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Memasuki tahap pemulihan pascabanjir, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PDB) Kabupaten Aceh Selatan terus mengintensifkan upaya pembersihan di sejumlah wilayah terdampak.

Personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dibantu tenaga pendidik serta masyarakat setempat, bergotong royong bersihkan fasilitas umum hingga rumah-rumah warga di Kecamatan Trumon Tengah dan Kecamatan Trumon, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah lokasi di Desa Cot Bayu dan Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, serta Desa Padang Harapan, Kecamatan Trumon. Pembersihan dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan permukiman sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas pelayanan publik agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.

Di Desa Cot Bayu, personel gabungan yang dipimpin Sertu Syaipul Bahri bersama lima anggota melaksanakan pembersihan Masjid Al Fatah, Puskesmas Pembantu (Pustu), serta rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Kegiatan ini turut melibatkan BPBD, perangkat desa, BKSDA, dan masyarakat setempat.

Sementara itu, di Desa Lhok Raya, Kecamatan Trumon Tengah, pembersihan difokuskan pada lingkungan SD Negeri 4 UPTD Ie Jeurneh. Personel TNI bersama lima personel BPBD, dua personel BKSDA, para guru, dan komite sekolah bahu-membahu membersihkan sisa lumpur serta material yang terbawa arus banjir.

Upaya serupa juga dilaksanakan di Desa Padang Harapan, Kecamatan Trumon. Personel TNI, BPBD, unsur terkait, dan masyarakat setempat bersama-sama membersihkan rumah warga serta lingkungan permukiman yang terdampak banjir.

Kepala Data dan Informasi Satgas PDB Aceh Selatan, Dicky Ichwan,S.STP., mengatakan bahwa kegiatan pembersihan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Surutnya banjir bukan berarti penanganan selesai. Saat ini fokus kita adalah membersihkan rumah warga dan fasilitas umum agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujar Dicky.

Ia menambahkan, kondisi banjir yang sebelumnya merendam dua desa di Kecamatan Trumon Tengah dan satu desa di Kecamatan Trumon kini telah surut. Meski demikian, personel gabungan masih intensif melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan di lapangan.

“Pemerintah daerah tidak berhenti melakukan penanganan setelah banjir surut. Melalui Satgas PDB, personel tetap berada di lapangan untuk memantau situasi dan mengawal proses pemulihan masyarakat,” tegasnya.

Terkait pengungsian, Dicky menyampaikan bahwa warga yang sebelumnya mengungsi kini secara berangsur telah kembali ke rumah masing-masing seiring membaiknya kondisi banjir.

“Alhamdulillah, para pengungsi secara bertahap sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun, pemantauan dan upaya pemulihan tetap kita lanjutkan untuk memastikan kondisi masyarakat benar-benar pulih,” pungkasnya.

Satgas PDB Aceh Selatan akan terus mengoordinasikan langkah-langkah penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak dengan mengedepankan kerja sama lintas instansi dan partisipasi masyarakat.

Sebab, keberhasilan penanganan bencana tidak hanya diukur dari surutnya genangan air, tetapi juga dari pulihnya lingkungan permukiman, berfungsinya fasilitas umum, serta kembalinya masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.