RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Hamdani (42), warga Gampong Kuta Iboh, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, yang meninggal dunia setelah terseret arus sungai di Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya.

Di tengah suasana kehilangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) mendatangi rumah duka, Rabu (23/9/2026). Kedatangan jajaran Dinsos sekaligus untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga Hamdani.

Bantuan berupa kebutuhan pangan dan sandang tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga yang sedang menghadapi musibah.

Penyerahan bantuan dilakukan atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Mirwan MS melalui Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan, Eja Rinanda Irma, ST., MM.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Ismail Raja Lubis dan diwakili Rahmatullah, SE, Jabatan Fungsional (Jafung) Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial pada Bidang Linjamsos Dinsos Aceh Selatan.

Bantuan diterima langsung oleh pihak keluarga atau ahli waris Hamdani di rumah duka, Gampong Kuta Iboh.

Rahmatullah mengatakan, bantuan masa panik tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kepada masyarakat yang mengalami musibah.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kepada keluarga yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujar Rahmatullah.

Ia menjelaskan, bantuan diberikan menyusul musibah yang dialami Hamdani setelah terseret arus sungai di Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, hingga akhirnya meninggal dunia.

“Semoga keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Keuchik Gampong Kuta Iboh, sejumlah staf Bidang Linjamsos Dinsos Aceh Selatan, serta relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Aceh Selatan.

Kehadiran jajaran Dinsos bersama TAGANA merupakan bagian dari respons sosial pemerintah daerah dalam memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Bagi keluarga Hamdani, bantuan tersebut tentu tidak dapat menggantikan sosok yang telah pergi. Namun, perhatian pemerintah dan kepedulian masyarakat diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga dalam melewati masa sulit.