RUANGNUSA.COM I Tapaktuan – Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata RI gelar acara sosialisasi Event Berbasis Kearifan Lokal yang berlangsung di Aula Hotel Chandiku, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (20/4/2026).

Adapun acara tersebut turut dihadiri
Ketua TP PKK Aceh Selatan Nafisah Mirwan, Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan Muchsin ST, serta Tenaga Ahli Anggota Komisi VII DPR RI Husnul Jamil.

Ketua TP PKK Aceh Selatan Nafisah Mirwan dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah langkah krusial bagi kita semua karena di era globalisasi saat ini wisatawan tidak lagi hanya mencari pemandangan yang indah tetapi juga mencari pengalaman yang otentik.

“Melalui sosialisasi ini saya berharap lahirnya ide dan gagasan yang kreatif serta sinergi antara stakeholder terkait semakin kuat kedepannya. Karena dukungan pusat sangatlah berarti bagi kami di daerah untuk terus memoles potensi permata di Aceh Selatan ini agar semakin bersinar di kancah nasional maupun internasional kedepan,”ucap Nafisah Mirwan.

Selain itu, kita juga mengucapkan terima kasih kepada Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata RI yang telah memilih Aceh Selatan sebagai tempat kegiatan kolaborasi ini.

Sebab, tantangan kita kedepan adalah bagaimana mengemas kearifan lokal tersebut ke dalam sebuah event yang berkualitas. Karena event yang bagus bukan berarti megah dan mahal melainkan event yang di kelola secara profesional.

Tentunya di dalam sebuah event tetap memperhatikan detail pelayanan, dan tetap menjaga kelestarian alam dan nilai budaya di Aceh Selatan.

“Kita ingin wisatawan yang datang tidak hanya sekali, tetapi ingin kembali berulang kali ada nilai kerinduan untuk mengunjungi Kabupaten Aceh Selatan kembali,”ujarnya.

“Mari kita jadikan setiap event di Aceh Selatan sebagai panggung untuk menunjukkan jati diri kita, sekaligus motor penggerak ekonomi masyarakat Aceh Selatan,”ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Chandiku, Tapaktuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan kapasitas pelaku pariwisata daerah agar mampu menghadirkan event berkualitas sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.

Sementara itu,Tenaga Ahli Anggota Komisi VII DPR RI Husnul Jamil menyampaikan optimisme terhadap potensi pariwisata Aceh Selatan. Ia menilai daerah ini memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu gerbang utama pariwisata di Aceh.

“Pariwisata Aceh Selatan sangat potensial untuk berkembang dan bisa menjadi pintu masuk pariwisata di Barat Selatan Aceh. Ke depan, kita berharap event-event wisata berskala Aceh dapat lebih banyak digelar di Aceh Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, guna memperkuat sinergi dalam pengembangan event berbasis kearifan lokal.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan doa, serta penampilan tari penyambutan yang mencerminkan kekayaan budaya daerah.

Kegiatan ini juga diisi dengan sambutan dari perwakilan pemerintah daerah dan Kementerian Pariwisata, serta pembukaan resmi oleh perwakilan Komisi VII DPR RI.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku pariwisata di Aceh Selatan mampu mengembangkan event yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mengangkat nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas daerah.

Pemerintah pun berharap, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong Aceh Selatan sebagai salah satu destinasi unggulan di Provinsi Aceh.