RUANGNUSA.COM I Tapaktuan – Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS gunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk proses perbaikan intake irigasi di kawasan Gunung Pudung guna mengatasi keluhan para petani di wilayah setempat.

Pasalnya, ancaman gagal tanam yang membayangi para petani di wilayah Kluet Raya di akibatkan intake irigasi di kawasan Gunung Pudung yang tidak berfungsi. Sehingga aliran air tidak mengalir ke persawahan para petani.

Walaupun, infrastruktur intake irigasi ini
berada di bawah wewenang dan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Aceh yang terkesan lamban. Pemkab Aceh Selatan bergerak cepat mengatasi persoalan tersebut

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, MSos menyatakan demi mempercepat proses perbaikan, langkah darurat ini diambil guna mengantisipasi ancaman gagal tanam di wilayah Kluet Raya

“Kita sudah instruksikan Dinas terkait
untuk mengambil langkah darurat dan pembiayaan proyek penanggulangan ini bersumber dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Kami tidak ingin mata pencaharian petani terganggu,”ucap H Mirwan, Jum’at (29/5/2026).

Ia menjelaskan, Kluet Raya selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di Kabupaten Aceh Selatan. Penanggulangan kerusakan free intake irigasi Gunung Pudung ini menggunakan dana BTT agar penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat.

Kerusakan pada sistem irigasi Gunung Pudung dinilai sangat krusial karena berpotensi menghentikan pasokan air ke ratusan hektar sawah warga, jika dibiarkan berlarut-larut akan berdampak pada
gagal tanam.

“Dengan dialokasikannya dana BTT, proses pengerjaan fisik di lapangan diharapkan dapat segera dimulai tanpa harus menunggu siklus anggaran reguler,” ungkapnya.

Sementara itu m, Sekretaris Daerah Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, SE, MM. Ia menegaskan bahwa penanggulangan dan perbaikan kerusakan irigasi Gunung Pudung akan segera ditangani dengan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Meskipun secara kewenangan irigasi ini merupakan tanggung jawab pihak provinsi, keselamatan dan keberlangsungan hidup petani kita di Aceh Selatan adalah prioritas utama. Oleh karena itu, Bapak Bupati menginstruksikan agar penanganan darurat ini ditalangi terlebih dahulu melalui dana BTT,” tutupnya.