IMM Abdya Gelar Aksi Dorong Motor, Protes Kelangkaan Solar Subsidi
RUANGNUSA.COM | ABDYA – Puluhan mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendorong sepeda motor di ruas jalan Kota Blangpidie, Rabu (30/09/2026) sore.
Mereka sengaja melakukan aksi tersebut untuk menggambarkan kondisi warga yang kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) akibat kelangkaan, terutama solar bersubsidi.
Sambil mendorong kendaraan, mahasiswa menyuarakan protes terhadap distribusi BBM bersubsidi yang mereka nilai bermasalah. Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penimbunan dan pelangsiran solar serta meminta pemerintah segera menyelesaikan kelangkaan BBM di Abdya.
Mereka sebelumnya berkumpul di Stadion Persada, kemudian bergerak menuju bundaran Bank Aceh Syariah di Kota Blangpidie yang menjadi titik aksi. Di lokasi, mahasiswa bergantian menyampaikan orasi dan membentangkan spanduk berisi kritik terhadap distribusi BBM bersubsidi.
Ketua Pimpinan Cabang IMM Abdya,
Khairul Rijal, mengatakan aksi mendorong motor dilakukan untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM.
“Kelangkaan BBM subsidi, terutama solar, masih berlangsung. Sampai hari ini belum ada langkah serius yang diambil pemangku kebijakan,” kata Khairul saat membacakan pernyataan sikap.
IMM mendesak Pemerintah Kabupaten Abdya mengevaluasi surat edaran pembatasan pembelian BBM karena dinilai belum mampu mengurai antrean panjang di SPBU.
Mereka juga meminta Kapolres Abdya mengusut dugaan penimbunan BBM secara transparan dan menindak pihak yang terbukti melanggar aturan. Polisi juga didesak menertibkan kendaraan tua yang diduga telah dimodifikasi kapasitas tangkinya untuk melangsir solar bersubsidi.
Selain itu, IMM meminta DPRK Abdya memperkuat fungsi pengawasan, sedangkan Pertamina dan pengelola SPBU diminta memperketat distribusi BBM agar tepat sasaran dan sesuai ketentuan barcode.
IMM juga mendesak pemerintah menyediakan layanan SPBU yang beroperasi 24 jam. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan personel Polres Abdya.
“Harapan kami, pernyataan sikap ini menjadi perhatian dan atensi semua pemangku kepentingan,” ujar Khairul.

Tinggalkan Balasan