Haru! Anak Yatim di Desa Lamkuta Abdya Menangkan Doorprize Utama Jalan Santai HUT RI ke-81
RUANGNUSA.COM I ABDYA – Jalan santai menjadi pembuka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Lamkuta, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (16/8/2026).
Kegiatan yang digelar pemerintah desa bersama masyarakat itu berlangsung meriah. Warga mengikuti jalan santai sebelum menikmati rangkaian hiburan dan pembagian doorprize.
Kejutan terjadi saat hadiah utama dibagikan. Doorprize tersebut jatuh kepada Nurul Wafi, 19 tahun, seorang anak yatim warga Desa Lamkuta.
Nurul mengaku tidak menyangka namanya terpilih. Ia mengatakan hadiah itu menjadi pengalaman yang membahagiakan di tengah perayaan kemerdekaan.
“Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah utama. Terima kasih kepada Pemerintah Desa Lamkuta dan seluruh masyarakat yang sudah menggelar kegiatan ini,” ujar Nurul.
Keuchik Lamkuta, Thaibah, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda perayaan kemerdekaan. Pemerintah desa ingin menjadikannya sebagai ruang bagi warga untuk bertemu dan memperkuat hubungan sosial.
Menurut Thaibah, kegiatan dimulai dengan jalan santai yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat. Setelah itu, warga mengikuti sejumlah kegiatan hiburan hingga pembagian hadiah.
“Kegiatan diawali dengan jalan santai bersama pemerintah desa dan masyarakat. Setelah itu dilanjutkan dengan berbagai kegiatan serta pembagian hadiah doorprize,” kata Thaibah.
Ia mengatakan kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanakan pada peringatan HUT Kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya. Tradisi itu dipertahankan karena mampu melibatkan warga secara langsung.
“Ini merupakan kegiatan yang sudah pernah kita lakukan pada tahun sebelumnya. Tujuannya bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga membangun kebersamaan dan kekompakan masyarakat,” ujarnya.
Thaibah berharap kegiatan semacam itu terus menjadi tradisi di Lamkuta. Menurut dia, peringatan kemerdekaan tidak harus berhenti pada seremoni.
“Yang paling penting adalah kebersamaan masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, warga bisa berkumpul dan saling bersilaturahmi dalam suasana yang penuh kegembiraan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan