RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan masa panik kepada Srimah (55), warga Gampong Kapa Seusak, Kecamatan Trumon Timur, yang mengalami patah kaki setelah diinjak gajah saat berada di kawasan perkebunan sawit warga.

Bantuan disalurkan pada Selasa (15/9/2026) sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah akibat konflik gajah dan manusia di Aceh Selatan.

Penyaluran bantuan disaksikan Camat Trumon Timur Elida Mursini, Keuchik Gampong Kapa Seusak, dan perwakilan Dinas Sosial Aceh Selatan melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Ismail Ali Raja Lubis,S.Kh.

Plt Kepala Dinas Sosial Aceh Selatan Eja Rinanda Irma melalui Kabid Linjamsos Ismail mengatakan bantuan masa panik merupakan bentuk perhatian Pemkab Aceh Selatan.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kepada warga yang terkena musibah. Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga dan memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan,” ujar Ismail, Selasa (15/9/2026).

Ismail menyebut pemerintah daerah berupaya hadir memberikan dukungan di masa awal pasca kejadian. Ia berharap Srimah segera mendapat penanganan dan proses pemulihan berjalan baik.

Sebelumnya, Srimah mengalami musibah pada Senin (14/9/2026). Saat berada di kawasan perkebunan sawit warga di Gampong Kapa Seusak, seekor gajah liar menginjak kakinya hingga mengalami patah kaki dan harus mendapat penanganan medis lebih lanjut.

Kejadian ini menambah daftar konflik gajah liar di Trumon Timur Aceh Selatan yang kerap terjadi di kawasan perkebunan warga yang berbatasan langsung dengan habitat gajah.

Penyaluran bantuan masa panik ini menjadi bagian dari respons cepat Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Sosial terhadap warga terdampak musibah satwa liar.

Pemerintah daerah juga terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun, terutama di wilayah yang rawan dilintasi gajah.