RUANGNUSA.COM I ABDYA – Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memperkuat pengawasan perairan dengan menerapkan prinsip 3M yakni, Melihat atau Mendengar, Mencatat, dan Melaporkan.

Cara ini digunakan untuk mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak serta menjaga ekosistem perairan tetap lestari.

Hal itu disampaikan Ketua Pokmaswas Abdya, T. Indra Kusuma, dalam temu ramah dengan wartawan di Kantor Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Abdya, Kompleks Cemara Indah, Gampong Padang Baru, Kecamatan Susoh, Selasa (15/09/2026).

Indra menegaskan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengawasan sumber daya perikanan. Pokmaswas bekerja sebagai mitra pemerintah di lapangan.

“Pokmaswas bekerja sebagai mitra pemerintah. Kami melihat atau mendengar, mencatat, kemudian melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan,” kata Indra.

Menurutnya, pengawasan mencakup penangkapan dan budidaya ikan, pengolahan hasil perikanan, hingga pelestarian sumber daya ikan di wilayah pesisir dan perairan. Pokmaswas juga membantu menyosialisasikan aturan kelautan dan perikanan kepada masyarakat.

Indra menyebut dugaan pelanggaran seperti penggunaan bom ikan, racun ikan, alat tangkap ilegal seperti Pukat Harimau, serta pengambilan lobster bertelur harus segera dilaporkan kepada pengawas perikanan atau aparat penegak hukum.

Langkah ini penting untuk melindungi keberlanjutan ekosistem laut Abdya yang menjadi sumber penghidupan nelayan.

Kepala Dinas Pangan Kelautan dan Perikanan Abdya, Hamdani, mengatakan pengawasan tidak terbatas pada kecamatan yang memiliki garis pantai.

Kecamatan seperti Jeumpa, Blangpidie, dan Babahrot yang tidak memiliki laut juga menjadi bagian dari perhatian Pokmaswas.

“Pengawasan mencakup sungai, danau, waduk, rawa, kolam, keramba, distribusi hasil perikanan, hingga program penebaran kembali ikan. Karena itu, sasaran utamanya bukan semata laut, melainkan ekosistem dan sumber daya perikanan,” jelas Hamdani.

Hamdani mengimbau masyarakat menjaga kebersihan pantai, laut, dan sungai serta melibatkan berbagai pihak dalam pengawasan.

“Kita harus bersama-sama menjaga laut dan perairan kita agar sumber daya ikan tetap lestari,” kata Hamdani.

Dengan penerapan jurus 3M, Pokmaswas Abdya berharap partisipasi masyarakat semakin kuat dalam menjaga perairan Abdya dari praktik ilegal fishing yang merusak.