RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Penguatan mesin organisasi menjadi agenda penting Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten Aceh Selatan. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab), partai berlambang Ka’bah itu mulai menata kepengurusan di tingkat kecamatan dengan melibatkan 18 kecamatan.

Musancab yang berlangsung di Tapaktuan, Minggu (11/10/2026), menjadi forum pemilihan ketua sekaligus pembentukan struktur kepengurusan PPP di tingkat kecamatan.

Ketua DPC PPP Aceh Selatan, Yenni Rosnizar, menyebut konsolidasi hingga tingkat bawah sebagai langkah penting untuk memperkuat struktur organisasi dan membangun koordinasi yang lebih solid antarpengurus.

Keterlibatan 18 kecamatan dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya menyatukan langkah organisasi, sekaligus memastikan kepengurusan di tingkat kecamatan memiliki struktur yang jelas untuk menjalankan roda partai.

Bagi PPP Aceh Selatan, Musancab bukan sekadar agenda pergantian atau pembentukan kepengurusan. Forum ini menjadi momentum menata kembali kekuatan organisasi, memperkuat komunikasi internal, dan membangun kerja-kerja partai yang lebih terarah hingga ke tingkat akar rumput.

Konsolidasi tersebut juga menjadi ujian bagi kepengurusan yang nantinya terbentuk, sejauh mana struktur organisasi dapat bergerak aktif, menjaga soliditas, serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

Yenni berharap proses konsolidasi melalui Musancab dapat memperkuat fondasi organisasi PPP di seluruh kecamatan, sehingga kepengurusan yang terbentuk tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga mampu menjalankan fungsi organisasi secara berkelanjutan.

Dengan melibatkan 18 kecamatan, Musancab menjadi salah satu tahapan penting bagi DPC PPP Aceh Selatan dalam menata barisan dan memperkuat koordinasi organisasi untuk menghadapi agenda partai ke depan.

Kini, tantangan PPP Aceh Selatan bukan hanya membentuk struktur kepengurusan, melainkan memastikan konsolidasi itu benar-benar hidup dalam kerja organisasi dan kehadiran nyata di tengah masyarakat.