Maulid Nabi di Kluet Utara: Ketua Karang Taruna Aceh Selatan Rudi MS Santuni Anak Yatim di Dayah Ashabul Kahfi
RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Selatan, Rudi MS, SKM, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan santunan anak yatim di Pesantren Ashabul Kahfi, Dusun Pante Selaseh, Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan.
“Maulid Nabi bukan sekadar peringatan tahunan. Maulid adalah momentum kita meneladani akhlak Rasulullah SAW. Rasul adalah sosok yang sangat mencintai anak yatim,”ucap Rudi saat menghadiri acara tersebut, Minggu (11/10/2026).
Rudi juga menjelaskan, Karang Taruna adalah wadah pemuda. Tugas pemuda tidak hanya berkumpul di organisasi, tapi harus hadir di tengah masyarakat. Pemuda harus menjadi perekat silaturahmi, menjadi penggerak kepedulian sosial.
“Hari ini kami dari Karang Taruna Aceh Selatan belajar banyak dari masyarakat Kluet Utara. Semangat gotong royong, semangat berbagi, ini adalah modal besar kita membangun Aceh Selatan yang lebih peduli dan lebih maju,”ujarnya.
Kepada anak-anak kami, anak yatim yang kami banggakan. Jangan pernah merasa sendiri. Kami ada, Karang Taruna ada, masyarakat Aceh Selatan ada bersama kalian. Teruslah semangat belajar, semangat mengaji di Pesantren Ashabul Kahfi ini. Kalian adalah generasi penerus kita.
Saya mengajak seluruh pemuda di Kluet Utara dan seluruh Aceh Selatan. Mari kita jaga tradisi Maulid. Mari kita jadikan Karang Taruna bukan hanya nama, tapi menjadi gerakan. Gerakan yang peduli yatim, peduli duafa, peduli pembangunan gampong.
Karena ukuran keberhasilan pemuda bukan seberapa besar organisasi kita, tapi seberapa besar manfaat yang kita berikan untuk masyarakat.
“Kita juga mengapresiasi Pesantren Ashabul Kahfi yang telah menjadi pusat kebaikan di Pante Selaseh ini. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah dan mempererat persaudaraan kita,” ungkapnya.
Adapun, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim di tengah masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi keagamaan yang mengandung nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun persaudaraan, menebarkan kasih sayang, serta memperhatikan sesama, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Rangkaian santunan anak yatim dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan pentingnya semangat berbagi dan kepedulian sosial. Perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Tinggalkan Balasan