Drama Adu Penalti! PSP 96 Padang Bak Jeumpa Lolos 16 Besar Laser Cup I Usai Kalahkan Barona FC 5-3
RUANGNUSA.COM I ABDYA – Tim sepakbola PSP 96 asal Padang Bak Jeumpa, Kecamatan Tangan-tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) susah payah mengamankan tiket 16 besar Turnamen Laser Cup I di Lapangan Gampong Lhung Asan, Blangpidie, Sabtu (10/10/2026).
Bersua Barona FC asal Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa, PSP 96 baru mampu menundukkan Barona lewat drama adu penalti. Dua eksekutor Barona gagal menjalankan tugasnya, skor 5-3 untuk kemenangan PSP 96 menyudahi pertemuan kedua tim sore itu.
PSP 96 benar-benar menguasai jalannya pertandingan di babak pertama. Khadapi DKK terus menggempur pertahanan Barona, peluang demi peluang tercipta. Strategi serangan balik cepat berulang kali mengancam.
Andi India, penyerang sayap PSP berulang kali membuat penonton sport jantung. Berhasil lolos dari kawalan dua pemain bertahan, Andi India berkesempatan mencetak gol, namun tendangan keras terukur masih bisa dihalau kiper Barona, Irwan Roja, hingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Berselang menit, bermula dari umpan terukur Khadapi dari tengah lapangan, Ojan yang berdiri tanpa kawalan di luar kotak penalti langsung melepas tembakan keras. Namun lagi-lagi Irwan Roja berada di posisi terbaik dan mampu menghalau bola.
Barona FC juga tak tinggal diam. Beberapa kali serangan balik cepat lewat dua gelandang tengah merepotkan kiper PSP 96, Khairil. Duet Ikbal dan Fikri di ujung tombak Barona kerap menebar ancaman, bahkan beberapa kali jala PSP 96 hampir jebol.
Menjelang turun minum, Ifki nyaris membuat suporter PSP 96 merayakan gol. Ia mendapat peluang emas tanpa kawalan di luar kotak penalti. Sayang, tendangan kerasnya setipis kertas dari tiang gawang. Skor 0-0 menutup babak pertama.
Di babak kedua, Barona FC langsung mengambil alih jalannya pertandingan lewat serangan cepat. Fikri yang sudah tidak terkawal beberapa sentimeter dari garis kotak penalti mencoba melepas tendangan, namun dilanggar hingga terjatuh. Wasit Jhon Leman memberi tendangan bebas untuk Barona. Sayang, eksekutor free kick gagal.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan. Tiket 16 besar harus ditentukan lewat drama adu penalti yang dimenangkan PSP 96 dengan skor 5-3.
Pertemuan ini dinilai cukup panas. Tak tanggung-tanggung, ada 8 kartu kuning keluar dari kantong sang pengadil. 6 kartu untuk pemain dan 2 kartu untuk ofisial tim yang melanggar aturan turnamen.
Ketua Panitia Laser Cup I, Robi Sugara, mengucapkan terima kasih kepada kedua kesebelasan dan penonton yang menjaga ketertiban.
“Untuk besok, Persema FC asal Desa Mataie Blangpidie bertemu Rebon FC asal Kecamatan Tangan-tangan. Pertemuan kedua tim ini tidak kalah seru. Rumor yang beredar, kedua tim menurunkan pemain-pemain berkualitas yang didatangkan dari luar,” katanya.

Tinggalkan Balasan