Hasil Laboratorium Melebihi Baku Mutu, Ikan Kembali Mati di sungai Krueng Luas Trumon Timur
RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Warga Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, kembali mengeluhkan kondisi sungai yang kembali keruh, berbau dan dipenuhi limbah. Selain itu juga ditemukan ikan-ikan di aliran Sungai Krueng Luas kembali mati.
“Paska diumumkan hasil Laboratorium melebihi baku mutu oleh Dinas DLH Aceh Selatan, belum ada langkah dan saksi tegas yang dikeluarkan Dinas terkait. Kemarin sore warga kembali menemukan ikan mati di aliran sungai Krueng Luas Trumon Timur,”ucap Sumadi kepada Ruangnusa.com, Selasa (6/10/2026).
Sumadi menjelaskan Senin 5 Oktober 2026 kemarin, warga kembali menemukan ikan mati mendadak di aliran sungai Krueng Luas yang diduga disebabkan oleh limbah cair dari PT Aceh Trumon Anugerah Kita (ATAK).
Selain itu juga terganggunya kegiatan masyarakat yang sehari-hari mencuci dan mandi dengan air sungai tersebut, dan ini kejadian yang sudah berulang kali terjadi. Bukan sekali dua kali sudah beberapa kali kejadian seperti ini.
Padahal sekalipun hasil uji laboratorium telah melebihi baku mutu, aliran sungai Krueng Luas mengandung limbah pabrik CPO PT. ATAK dan juga salah satu yang diduga penyebab mati ikan di sungai Krueng Luas tersebut.
“Terkesan Dinas terkait tutup mata, setiap kali hujan atau pembuangan, sungai kami hitam dan bau. Ikan mati, kami tidak bisa mandi cuci. Ini sudah berulang kali,” sebutnya.
“Dalam hal ini, kami warga Trumon Timur menegaskan, bila ini juga tidak ada penyelesaian yang pasti dari pihak perusahaan, dan Dinas terkait jangan salahkan bila masyarakat nanti habis masa kesabarannya,”ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT ATAK belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencemaran limbah di Krueng Luas.

Tinggalkan Balasan