RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – SMA Negeri 2 Samadua, Aceh Selatan terus menggiatkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai bagian dari upaya memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan bakat, minat, keterampilan, dan karakter di luar pembelajaran di kelas.

Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan secara terjadwal setiap pekan. Mulai dari Pramuka, Seni, Debat Bahasa Indonesia, Debat Bahasa Inggris, Paskibra, hingga Palang Merah Remaja (PMR).

Kehadiran beragam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada murid untuk memilih dan mengembangkan potensi sesuai dengan minat serta kemampuan masing-masing.

Setiap Kamis pukul 14.30–16.30 WIB, murid mengikuti kegiatan Pramuka. Pramuka Putra dibina oleh Kiki Riski Dinova,S.Pd., sementara Pramuka Putri dibina oleh Destia Rahma,S.Pd. Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya belajar keterampilan kepramukaan, tetapi juga dilatih disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Semangat pengembangan potensi berlanjut pada Jumat melalui kegiatan Seni, Debat Bahasa Indonesia, dan Debat Bahasa Inggris. Kegiatan Seni dibina oleh Surziani,S.Pd. menjadi wadah menyalurkan kreativitas dan meningkatkan rasa percaya diri.

Sementara kemampuan berkomunikasi dan berpikir kritis dikembangkan melalui Debat Bahasa Indonesia yang dibina Ulya Rahmi,S.Pd. dan Debat Bahasa Inggris yang dibina Ismi Kurniati,S.Pd. Melalui kedua kegiatan tersebut, murid dilatih menyampaikan gagasan terstruktur, berpikir logis, berargumentasi, serta berani mengemukakan pendapat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pada Sabtu pukul 14.30–16.30 WIB melalui Paskibra dan PMR. Paskibra dibina oleh Kiki Riski Dinova,S.Pd., sedangkan PMR dibina oleh Dewi Satria,S.Pd.

Dalam kegiatan Paskibra, murid mendapatkan pembinaan kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan ketahanan fisik. Sementara melalui PMR, murid memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar kesehatan serta pertolongan pertama.

Kepala SMA Negeri 2 Samadua, Sriayu Nahrisya,S.Pd.I.,M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan kegiatan ekstrakurikuler merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi murid.

“Kami ingin kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Samadua tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi murid untuk menemukan, mengembangkan, dan menunjukkan potensi yang mereka miliki,” ujar Sriayu, Rabu (16/9/2026).

Setiap murid memiliki bakat dan keunggulan yang berbeda, sehingga sekolah berupaya memberikan ruang yang seluas-luasnya untuk berkembang.

Menurutnya, keberhasilan ekstrakurikuler tidak hanya dilihat dari pencapaian prestasi, tetapi juga dari proses pembentukan sikap dan karakter murid.

“Saya berharap para pembina dapat mendampingi murid dengan penuh tanggung jawab. Kepada seluruh murid, manfaatkan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, ikuti sesuai minat dan bakat, berlatih secara konsisten, dan jadikan setiap kegiatan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang,” lanjutnya.

Dengan pelaksanaan terjadwal dan pembinaan berkelanjutan, SMA Negeri 2 Samadua berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada murid untuk berkembang secara utuh, baik akademik maupun nonakademik.