RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di kawasan Air Dingin, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Mirwan MS.

Penanganan dilakukan melalui koordinasi dan sinergi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Selatan dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Aceh, selaku pihak yang memiliki kewenangan atas ruas jalan nasional tersebut.

Kondisi permukaan jalan yang berlubang di jalur nasional Air Dingin dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara yang melintas setiap hari.

Plt. Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan, Skar Fharaby, ST, MT, mengatakan langkah penanganan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan aktivitas masyarakat.

“Langkah ini dilakukan mengingat kondisi jalan tersebut sangat dikeluhkan masyarakat, terutama para pengendara yang melintas di jalan lintas nasional kawasan Air Dingin,” ujar Skar Fharaby kepada wartawan di Tapaktuan, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Skar Fharaby, persoalan jalan nasional tidak dapat ditangani hanya oleh pemerintah kabupaten karena kewenangan pemeliharaan berada pada pemerintah pusat melalui instansi teknis terkait.

Karena itu, Pemkab Aceh Selatan mengambil langkah koordinatif dengan pihak PJN untuk memastikan keluhan masyarakat segera ditindaklanjuti di lapangan.

“Yang paling penting adalah bagaimana keluhan masyarakat dapat segera ditangani. Pemerintah daerah terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi jalan yang mengganggu pengguna jalan bisa mendapatkan penanganan,” katanya.

Dalam konteks ini, Dinas PUPR Aceh Selatan berperan menyampaikan kondisi di lapangan, sementara penanganan teknis pada ruas jalan nasional dilaksanakan oleh penyelenggara jalan nasional sesuai kewenangannya.

Respons terhadap jalan berlubang tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos untuk mendorong perangkat daerah agar cepat merespons persoalan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bagi masyarakat, jalan merupakan infrastruktur vital yang berkaitan dengan mobilitas, distribusi barang, aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga keselamatan pengguna jalan.

“Ini bentuk sinergi dan kepedulian bersama. Ketika masyarakat menyampaikan keluhan, tentu harus kita respons dan komunikasikan dengan pihak yang memiliki kewenangan,” tegas Skar Fharaby.

Pemkab berharap penanganan di kawasan Air Dingin dapat mengurangi gangguan perjalanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas, sekaligus mendorong pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan.