RUANGNUSA.COM I MEULABOH – Komitmen Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat. Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., meninjau langsung Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Jalan BKKBN, Gampong Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (6/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas, peralatan, hingga mekanisme pelayanan telah siap memberikan layanan kepada 3.045 penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Aceh Barat Kompol Hari Purnomo, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Aceh Barat, dan Kepala Dapur SPPG Polri Irfan Nasution, S.T., beserta personel pengelola dapur.

Peninjauan diawali dengan melihat kondisi bangunan dan fasilitas dapur, mulai dari area penerimaan bahan baku, ruang penyimpanan, ruang pengolahan makanan, ruang distribusi, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Kapolres juga memastikan kesiapan peralatan memasak, instalasi air bersih, sanitasi, serta kebersihan lingkungan kerja agar proses pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas gizi.

Kepala Dapur SPPG Polri Irfan Nasution, S.T., memaparkan kesiapan operasional dapur, mulai dari sistem penerimaan dan penyimpanan bahan pangan, proses pengolahan, pola distribusi makanan bergizi, kebutuhan personel, hingga sarana pendukung kelancaran operasional harian.

Selain kesiapan teknis, dipaparkan pula data sasaran penerima manfaat Program MBG yang akan dilayani Dapur SPPG Polri. Sebanyak 3.045 penerima manfaat terdiri atas 43 anak PAUD/TK, 1.772 siswa SD/MI, 883 siswa SMP/MTs, serta 347 penerima manfaat Posyandu Permata Hati meliputi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi sesuai kelompok usia, pengelola dapur telah menyusun menu bervariasi. Bagi anak PAUD/TK dan balita disiapkan nasi putih, ayam goreng kipas, ayam tahu kecap, sop sayur, serta buah pisang.

Sementara bagi siswa SD, SMP/MTs, ibu hamil, dan ibu menyusui disajikan nasi putih, ayam gongso, tumis tahu kecap, capcay, dan buah salak.

Kapolres Aceh Barat menegaskan kehadiran Dapur SPPG Polri merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dan kelompok prioritas.

“Kita ingin memastikan setiap tahapan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan, dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur. Kualitas, kebersihan, dan ketepatan sasaran harus menjadi prioritas agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar AKBP Agus Sulistianto.

Ia juga mengingatkan seluruh pengelola dapur untuk terus menjaga profesionalisme, memperkuat koordinasi, serta melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkelanjutan.

Hasil peninjauan menunjukkan Dapur SPPG Polri Polres Aceh Barat telah memiliki kesiapan yang baik. Dengan kesiapan tersebut, Polres Aceh Barat optimistis pelayanan pemenuhan gizi bagi ribuan penerima manfaat dapat terlaksana optimal sebagai kontribusi Polri mendukung generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (M.Jamil).