RUANGNUSA.COM I TAPAKTUAN – Kondisi Jalan Lintas Nasional Blangpidie – Tapaktuan tepatnya di kawasan Objek Wisata Air Terjun Air Dingin, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan semakin memprihatinkan.

Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang dan genangan air tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Bahkan sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terjatuh saat melintasi ruas tersebut.

Berdasarkan amatan Media ini, Minggu (19/7/2026), kerusakan tampak di sejumlah titik pada badan jalan. Lapisan aspal mengelupas hingga membentuk lubang dengan kedalaman bervariasi. Saat hujan turun, lubang-lubang itu tertutup genangan air sehingga sulit dikenali pengendara yang melintas.

Ruas jalan tersebut merupakan bagian dari jalur nasional Blangpidie –Tapaktuan yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua, mobil pribadi, angkutan umum, hingga truk bermuatan berat.

Akibat kerusakan itu, para pengendara terpaksa mengurangi kecepatan dan bermanuver untuk menghindari lubang. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dari pantauan di lokasi, arus kendaraan tampak melambat ketika memasuki kawasan tersebut. Pengendara harus memilih jalur yang relatif masih baik agar tidak menghantam lubang yang tersebar di badan jalan.

Menurut informasi di sekitar lokasi, beberapa pengendara sepeda motor bahkan sempat terjatuh karena tidak menyadari adanya lubang yang tertutup genangan air.

Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kendaraan dari dua arah kerap saling menghindari lubang, sehingga menimbulkan antrean terutama saat volume kendaraan meningkat.

Ironisnya, kondisi itu berada di kawasan yang menjadi akses utama menuju Objek Wisata Air Terjun Air Dingin, salah satu destinasi wisata alam unggulan di Aceh Selatan. Jalan yang rusak tentu menimbulkan kesan kurang baik bagi wisatawan sekaligus menghambat aktivitas masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Masyarakat dan para pengguna jalan berharap Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) segera melakukan penanganan, baik melalui perbaikan sementara maupun perbaikan permanen.

Mereka khawatir, apabila kerusakan terus dibiarkan, kondisi jalan akan semakin parah terutama pada musim hujan, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas juga akan terus meningkat.

Warga menilai perbaikan ruas Jalan Nasional Blangpidie–Tapaktuan sudah menjadi kebutuhan mendesak. Selain merupakan jalur penghubung utama wilayah barat selatan Aceh, jalan ini juga menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta akses menuju pusat aktivitas ekonomi di Aceh Selatan.