Genjot Pendapatan Asli Daerah 2026 Pemkab Aceh Selatan Gandeng Bank Aceh Cabang Tapaktuan
RUANGNUSA.COM I Tapaktuan – Genjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Selatan, resmi mengandeng Bank Aceh Syari’ah Cabang Tapaktuan.
Kerja sama melalui sinergi antar lembaga, itu bertujuan untuk mengoptimalkan PAD Aceh Selatan serta memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital seraya meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Adapun kegiatan Penandatanganan kerja sama itu berlangsung di Kantor Bank Aceh Tapaktuan, Rabu (20/5/2026).
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap capaian PAD tahun 2026 dapat meningkat signifikan seiring semakin luasnya penerapan sistem digitalisasi keuangan daerah dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak dan retribusi.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan bank daerah memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Karena optimalisasi PAD tidak hanya bergantung pada peningkatan target penerimaan, tetapi juga pada sistem pengelolaan yang modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat,”ucap Dharma Syahfutra Plt Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Bapenda) Aceh Selatan.
Menurutnya sinergitas antara pemerintah daerah dan bank daerah merupakan salah satu kunci utama dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah melalui digitalisasi penerimaan, pengelolaan kas yang transparan, serta perluasan kemudahan layanan bagi wajib pajak.
Karena pemanfaatan layanan digital perbankan diharapkan mampu mempercepat proses transaksi pembayaran pajak dan retribusi daerah, sekaligus meminimalisasi potensi kebocoran penerimaan.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Aceh Selatan, Samsul Bahri, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah konkret memperkuat tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan efisien.
Menurut Samsul, koordinasi yang kuat antara perangkat daerah dan lembaga perbankan akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta efektivitas pengelolaan kas daerah.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Dengan dukungan perbankan, pemerintah daerah juga semakin mudah dalam melakukan monitoring dan pengawasan terhadap penerimaan daerah,” kata Samsul Bahri.
Di sisi lain, Pimpinan Bank Aceh Cabang Tapaktuan, Afrizal ZA, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, khususnya dalam penguatan sektor pendapatan daerah.
Menurut Afrizal, sebagai bank daerah, Bank Aceh siap menghadirkan layanan perbankan yang inovatif dan terintegrasi guna mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran pajak maupun retribusi daerah.
“Kami siap mendukung penuh upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan PAD melalui sistem pembayaran yang lebih modern, aman, dan mudah diakses masyarakat. Kolaborasi ini juga menjadi bentuk kontribusi Bank Aceh terhadap pembangunan daerah,” ungkap Afrizal.

Tinggalkan Balasan