Genjot PAD Melalui Sentral Kuliner Perikanan DKP Aceh Selatan Siapkan Kontrak Pengelolaan
RUANGNUSA.COM I Tapaktuan –Dinas
Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Selatan genjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui bangunan Sentral Kuliner Perikanan yang berlokasi di kawasan pesisir Tapaktuan.
Dari pantauan wartawan proses rehabilitasi bangunan Sentral Kuliner Perikanan yang sudah rampung dilaksanakan beberapa waktu lalu itu dibawah kendali Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan. Tentunya, kedepan akan menambah pendapatan penghasilan daerah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Selatan, Hadi Suhaima, S.Pi., M.Si., melalui Kepala Bidang Usaha Kelautan dan Perikanan, Rusmarita, mengatakan pihaknya saat ini sedang mempersiapkan kontrak kerja sama dengan pihak pengelola agar fasilitas tersebut segera dapat dioperasikan.
“Sekarang masih tahap persiapan pembuatan kontrak dengan pengelola untuk masa kerja mulai 1 Juni sampai Desember 2026. Saat ini pengelola juga sedang melakukan pembersihan lokasi,” ujar Rusmarita, Selasa ( 19/5/2026).
Ia menyebutkan, pihak pengelola yang akan menempati fasilitas tersebut telah tersedia dan dijadwalkan mulai menjalankan kerja sama pengelolaan pada 1 Juni 2026.
Menurutnya, Sentral Kuliner Perikanan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan usaha masyarakat pesisir, khususnya bagi pelaku UMKM dan nelayan di Aceh Selatan.
Selain mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, fasilitas tersebut juga dinilai berpotensi menjadi destinasi kuliner baru bagi warga maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir Tapaktuan.
“Keberadaan sentral kuliner ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.
Fasilitas tersebut dirancang sebagai lokasi penjualan aneka kuliner hasil laut dan perikanan yang mendukung pelaku UMKM serta pedagang kecil di sektor kuliner.
DKP Aceh Selatan menyatakan akan segera merealisasikan pengoperasian Sentral Kuliner Perikanan agar fasilitas yang telah direhabilitasi itu dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Aceh Selatan.
“Dalam hal ini DKP Aceh Selatan optimis dalam menggenjot sektor PAD di Aceh Selatan sesuai bidangnya Kelautan dan Perikanan, serta dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan