RUANGNUSA.COM I Abdya — Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh resmi mengumumkan hasil kualifikasi Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) untuk cabang olahraga balap motor. Dari total 23 kabupaten/kota, hanya 12 daerah yang dinyatakan lolos ke PORA XV Aceh Jaya 2026.

Ketua IMI Aceh, Mirza Mubarak, mengatakan 12 daerah yang lolos tersebut meliputi Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Selatan, Aceh Besar, Banda Aceh, Sabang, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara. Satu slot tambahan otomatis menjadi milik Aceh Jaya sebagai tuan rumah.

“Aceh Jaya adalah tuan rumah PORA ke-XV, berarti secara langsung juga berhak mengikuti PORA. Itu artinya ada 13 daerah nanti yang akan ikut PORA,” kata Mirza, Minggu (26/4/2026) sore.

Hasil ini sekaligus menegaskan ketatnya persaingan pada cabang balap motor, mengingat hampir separuh daerah di Aceh tidak mampu menembus kualifikasi Pra PORA.

IMI Aceh menilai hasil Pra PORA ini akan menjadi tolok ukur kesiapan daerah dalam melakukan pembinaan atlet, terutama menjelang perhelatan olahraga terbesar di tingkat provinsi itu.

Di sisi lain, kontingen Abdya mencatat hasil positif dengan meloloskan pembalap pada dua kelas yang dipertandingkan.

Sekretaris IMI Abdya, Acil Ramadhan, mengatakan capaian tersebut diraih melalui perjuangan maksimal para pembalap di lintasan.

“Alhamdulillah kelas trail standar 155cc usia 21 tahun dan trail standar 155cc usia under 21 tahun kita lolos. Rider kita tampil habis-habisan,” ujar Acil.

Menurut dia, hasil ini menjadi modal penting bagi Abdya untuk bersaing di ajang PORA mendatang, sekaligus menunjukkan peningkatan performa atlet balap motor daerah tersebut.

Keberhasilan meloloskan dua kelas ini juga membuka peluang Abdya untuk menargetkan perolehan medali, meski persaingan diperkirakan semakin ketat di tingkat PORA.

PORA XV Aceh Jaya 2026 sendiri diproyeksikan menjadi ajang unjuk kemampuan atlet terbaik dari seluruh Aceh, sekaligus panggung pembuktian bagi daerah yang berhasil lolos dari fase kualifikasi ketat.