RUANGNUSA.COM I Abdya — Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin membuka Jambore Cabang ke-V Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Abdya 2026 di Bumi Perkemahan Babah Lheung Scout Camp, Desa Babahlung, Kecamatan Blangpidie, Jumat (24/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti capaian lima kontingen Pramuka Abdya yang lolos ke ajang internasional di Polandia.

Bupati Safaruddin menyatakan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Ia bahkan menjanjikan hadiah pribadi bagi peserta yang akan mewakili daerah pada Jambore Dunia ke-26 di Gdansk, Polandia, pada tahun 2027 nanti.

“Saya juga memberikan hadiah untuk adik-adik Pramuka yang ikut Jambore Dunia sebanyak Rp50 juta,” kata Safaruddin di hadapan peserta jambore.

Menurut dia, jambore bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang pembinaan strategis bagi generasi muda. Kegiatan ini dinilai penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial.

“Di sinilah adik-adik belajar tentang nilai kehidupan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta cinta terhadap lingkungan,” ujarnya.

Safaruddin menegaskan, Pramuka tidak boleh dipahami sebatas aktivitas perkemahan atau penggunaan seragam. Lebih dari itu, gerakan ini menjadi instrumen pembentukan karakter generasi yang tangguh dan berakhlak.

Ia meyakini Jambore Cabang akan melahirkan generasi muda Abdya yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental.

“Generasi yang mampu menjadi pelopor perubahan dan menjaga nilai budaya,” katanya.

Safaruddin juga mengingatkan peserta bahwa masa depan daerah berada di tangan mereka. Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan jambore sebagai ruang belajar dan memperluas jejaring persahabatan.

“Ikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat dan ambil setiap pelajaran sebagai bekal ke depan,” ujarnya.

Ia mendorong peserta tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi aktif dan kreatif selama kegiatan berlangsung. Kontribusi nyata, kata dia, menjadi indikator keberhasilan keikutsertaan dalam jambore.

Kepada para pembina dan pendamping, Safaruddin menekankan pentingnya peran mereka dalam menanamkan nilai-nilai kepramukaan. Ia berharap proses pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Peran pembina sangat penting agar nilai yang didapat benar-benar membekas,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Abdya, kata Safaruddin, akan terus mendukung kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada pembangunan sumber daya manusia.

“Kita menilai Pramuka sebagai salah satu pilar utama dalam membentuk generasi berintegritas dan cinta tanah air. Kita harap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong,” tutup Safaruddin.