Buruknya Kualitas Sinyal Telekomunikasi Warga Alue Baro Surati PT Telkomsel
RUANGNUSA.COM I Tapaktuan – Masyarakat Desa Alue Baro, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan mengajukan keluhan resmi kepada PT Telkomsel terkait masalah kualitas sinyal telekomunikasi yang semakin buruk di wilayah mereka.
Dalam surat permohonan tertanggal 20 Maret 2026 ditandatangan langsung Kepala Desa Alue Baro, M.Nur MD, Tuha Peut, Asmadi, dan Ketua Pemuda, Mabrul Annas disertai cap resmi yang dikirimkan kepada pihak Telkomsel.
Warga setempat menyatakan bahwa kualitas sinyal yang tidak memadai menghambat kegiatan komunikasi dasar seperti telepon dan mengakses internet.
Kepala Desa Alue Baro, M.Nur MD mengatakan akibat buruknya kualitas sinyal telekomunikasi di wilayah kami
berdampak pada kehidupan sehari-hari tidak hanya untuk urusan pribadi, tetapi juga untuk kegiatan pendidikan, bisnis dan kebutuhan digital lainnya.
“Kami mengharapkan Telkomsel dapat segera memberikan solusi terkait masalah ini, sehingga kelancaran komunikasi dan akses informasi dapat terjamin tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi,”ucap M.Nur kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan ada sekitar 300 penduduk masyarakat Alue Baro yang mengandalkan layanan Telkomsel untuk berkomunikasi dan mengakses informasi yang kini menjadi hal biasa di era digital. Tanpa jaringan internet yang stabil, mereka terhambat dalam proses belajar yang seharusnya bisa dilakukan dengan mudah.
Secara geografis, wilayah desa tersebut terhalang oleh bukit sehingga sinyal dari menara Telkomsel yang sudah ada tidak dapat diterima dengan baik oleh pengguna.
Kondisi ini sangat menyulitkan warga dalam melakukan komunikasi dasar seperti menelepon atau mengakses internet, kami berharap keluhan ini segera mendapat perhatian serius dari PT Telkomsel.
“Selain meningkatkan kualitas sinyal, mereka juga berharap ada pengembangan jaringan yang lebih merata dalam meningkatkan kapasitas tower sinyal untuk mencakup seluruh wilayah,”ujarnya.
Kami berharap Telkomsel dapat mempertimbangkan potensi pengembangan infrastruktur di daerah kami. Meskipun ada kendala geografis, bukan berarti kami tidak bisa mendapatkan akses jaringan yang layak.
“Kami siap bekerja sama dengan pihak Telkomsel untuk mencari solusi yang terbaik, sehingga tidak ada lagi daerah yang terisolasi akibat buruknya layanan telekomunikasi,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan